Senin, 28 Januari 2013

resensi novel


Berteman Lebih Baik
Judul                     : THREE ANGELS PLUS
Penulis                 : Esi Lahur
Penerbit              :  PT.GRMEDIA PUSTAKA UTAMA
Tahun terbit       : 2007
Tebal buku          : 184 halaman    

Buku yang dikarang oleh Esi Lahur ini menceritakan tiga anak SMA yang bernama Luzia, Alia, dan Matilda. Mereka bertiga membentuk geng dan menamai gengnya dengan nama  Three Angels, walaupun sebenarnya kepribadian mereka bertiga sangat berbeda. Dari Luzina yang cantik banget dan punya mimpi jadi model top bahkan artis yang bisa menembus Ibukota. Dia memperhitungkan segalanya , mulai dari makan hingga memilih teman bahkan pacar. Alia , cewek manis yang ahli dalam bahasa inggris pindahan dari Jakarta. Saat ini  yang Dia pikirkan hanyalah ingin mencari uang untuk tambahan hidup dan membantu meringankan beban ibunya. Soal pacaran , dia memikirkannya belakangan. Matilda, cewek yang wajahnya pas-pasan namun dengan otak yang cemerlang. Dia terobsesi untuk segera pacaran Karena tidak ingin disebut jomblo. Three angels jadi plus ketika muncul  Roy, dilihat dari namanya, yang terbayang mungkin cowok keren, namun sebenarnya dia itu ndeso, gaptek dan jeleknya minta ampun, hingga dijuluki “Muka azab” oleh Luzina. Persahabatan yang awalnya manis tiba-tiba menjadi berantakan ketika salah satu anggota dari three angels , yaitu Matilda disukai oleh Roy. Awalnya Matilda dan gengnya sangat marah pada Roy, sehingga berhari-hari mereka saling berdiam tak kenal, hingga suatu saat Matilda menerima cinta Roy, tapi hanya untuk menghilangkan status jomblonya saja. Dan hal itu membuat Luzina marah, sehingga Luzina tak menganggap teman-temannya itu lagi. Tak lama setelah mereka pacaran, akhirnya Roy tahu kalau dia diterima menjadi pacarnya hanya karena Matilda tidak mau dijuluki jomblo. Roy pun marah dan pergi pulang kampung untuk menenangkan diri . matilda pun merasa bersalah hingga akhirnya Matilda rela pergi mencari kampungnya Roy dan segera minta maaf pada Roy serta minta maaf pada Luzina juga. Lambat laun, akhirnya Luzina takluk juga dan meraka bersama lagi. Soal Matilda dan Roy, mereka memutuskan untuk berteman saja karena itu lebih baik dan menghilangkan rasa benci diantara mereka.
Dilihat dari ceritanya, buku ini sangat cocok dengan kehidupan anak remaja jaman sekarang karena tidak sedikit dari mereka yang menggebu-gebu dalam menggapai cintanya saat SMA walaupun hanya untuk menutupi status jomblonya .  Di dalam novel ini juga kita di imbau agar tidak memilih teman serta jangan suka mengejek orang lain, karena itu dapat membuat orang lain sakit hati dan menganggap kita remeh.
Dilihat dari sampulnya, buku ini terlihat menarik dan lucu. Tetapi, didalam novel ini nilai-nilai moralnya tidak begitu ditonjolkan sehingga hanya sebagai hiburan semata. Dan saat kita membaca novel ini, kita harus benar-benar mengerti sudut pandang yang sedang digunakan oleh penulis karena penulis memakai sudut pandang berbeda dari bab sebelumnya dengan bab selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar